Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Sunday, January 30, 2011

9 Facts About Dinosaurs

Dinosaurs are
extinct animals survived
more than 700 thousand
years. Recent studies
have said they pounded
the earth became extinct
after a large meteorite.
In addition, there are
interesting facts about
animals that are known
with this jumbo-size
body.

Excerpted from the
pages of The Telegraph,
following nine facts that
need to be there you
know of these ancient
animals:

1. Heaviest dinosaur
This title is given to
Brachiosaurus weighing
80 tons. This is equivalent
to the weight of 17
African elephants.
Brachiosaurus has a
height of 16 meters and
26 meters long. It is the
largest dinosaur skeleton
mounted in the museum.

2. The smallest dinosaur
The smallest adult
dinosaur fossil is a small
bird-hipped plant eaters
like Lesothosaurus. Dino
is just about the size of
chicken. Examples of
smaller fossil ever found,
but it's a baby dinosaur.

3. The smallest dinosaur
eggs
So far, the smallest dino
eggs ever found only
along 3 centimeters (cm).
Researchers do not yet
know which species of
this egg.

4. Smartest Dinosaurs
One of the most
intelligent dino is
Troodon. Everyday,
Troodon other dino hunt.
She has a length of about
2 m with the brain of
birds or mammals today.
He also has arms that
can hold.

5. Dinosaurs stupidest.
There smartest dino,
dino then there is also
the stupidest. This
position is occupied
Stegosaurus that have
the brain of a walnut, is
only 3 cm long with a
weight of 75 grams.

6. Highest Dinosaurs
Highest Dinosaurs are a
group of sauropods
Brachiosaurid. The front
legs are longer than the
hind legs like a giraffe
giving them attitude.
This is combined with a
very long neck, enabling
the group traces the
tallest tree.
Brachiosaurus-dino most
famous of this group has
a higher-up to 13 meters.
Another type,
Sauroposeidon, is
expected to grow to 18.5
m.

7. Fastest runner
Dino fastest is
Dromiceiomimus who
have ostrich-like
expression. He can run at
a speed of 60 km per
hour.

8. The oldest dinosaur
Dino oldest ever found
230 million years old and
was found in
Madagasgar. However,
they have not given an
official name. Before this
Eoraptor, which means
"dawn thief ', has held
titles in 228 million years
old.

9. Longest name
Dinosaurs that have the
longest name is
Micropachycephalosaurus
which means thick-
headed lizard small. This
animal fossils found in
China and named it in
1978 by Chinese
paleontologist.

9 Fakta Unik Soal Dinosaurus

Dinosaurus adalah hewan purbakala yang bertahan hidup lebih dari 700 ribu tahun. Penelitian terbaru menyatakan mereka punah setelah bumi ditumbuk meteorit yang besar. Di samping itu, ada fakta-fakta menarik seputar hewan yang dikenal dengan ukuran tubuh jumbo ini. Dikutip dari laman The Telegraph, berikut 9 fakta yang perlu ada anda ketahui dari hewan purbakala ini: 1. Dinosaurus terberat Gelar ini diberikan kepada Brachiosaurus dengan berat 80 ton. Ini setara dengan berat 17 gajah Afrika. Brachiosaurus memiliki tinggi 16 meter dan panjang 26 meter. Ini merupakan kerangka terbesar dinosaurus yang dipasang di museum. 2. Dinosaurus terkecil Fosil Dinosaurus dewasa terkecil adalah burung- berpinggul kecil pemakan tumbuhan seperti Lesothosaurus. Dino ini hanya seukuran ayam. Contoh fosil yang lebih kecil pernah ditemukan, tapi itu dinosaurus bayi. 3. Telur Dinosaurus terkecil Sejauh ini, telur dino terkecil yang pernah ditemukan hanya sepanjang 3 centimeter (cm). Peneliti belum tahu dari spesies manakah telur ini. 4. Dinosaurus terpintar Salah satu dino paling pintar adalah Troodon. Sehari-hari, Troodon berburu dino lainnya. Dia memiliki panjang sekitar 2 m dengan otak sebesar burung atau mamalia saat ini. Dia juga memiliki lengan yang mampu memegang. 5. Dinosaurus terbodoh. Ada dino terpintar, maka ada juga dino terbodoh. Posisi ini diduduki Stegosaurus yang memiliki otak sebesar kacang walnut, panjang hanya 3 cm dengan berat 75 gram. 6. Dinosaurus tertinggi Dinosaurus tertinggi adalah kelompok Brachiosaurid dari sauropoda. Kaki depan yang lebih panjang dari kaki belakang memberi mereka sikap seperti jerapah. Hal ini dikombinasikan dengan leher yang sangat panjang, memampukan kelompok ini menelusuri pohon tertinggi. Brachiosaurus -dino paling tenar dari grup ini- memiliki tinggi sampai 13 meter. Jenis lainnya, Sauroposeidon, diperkirakan bisa tumbuh sampai 18,5 m. 7. Pelari tercepat Dino paling cepat adalah Dromiceiomimus yang memiliki mimik menyerupai burung unta. Dia bisa lari dengan kecepatan 60 km per jam. 8. Dinosaurus tertua Dino paling tua yang pernah ditemukan berusia 230 juta tahun dan ditemukan di Madagasgar. Namun, mereka belum diberi nama resmi. Sebelum ini Eoraptor, yang berarti 'pencuri fajar', telah memegang gelar di 228 juta tahun. 9. Nama paling panjang Dinosaurus yang memiliki nama paling panjang adalah Micropachycephalosaurus yang berarti kadal tebal berkepala kecil. Fosil hewan ini ditemukan di China dan diberi nama tersebut pada 1978 oleh ahli paleontologi China.

Thursday, January 27, 2011

Foto:Binatang Langka Laut Terdalam

Puncak Gunung Everest, yang
berada di ketinggian
8.848 meter merupakan
titik tertinggi yang ada
di planet Bumi. Lalu, di
manakah titik terendah
yang ada di permukaan
bumi?

Dengan kedalaman
mencapai 11.030 meter
di bawah permukaan
laut, palung Mariana
merupakan kawasan
terendah di permukaan
Bumi. Palung ini berada
di samudera Pasifik, di
sekitar timur laut
Indonesia atau selatan
Jepang.
Saking dalamnya,
tekanan air di dasar
palung itu mencapai 8
ton per inci persegi.
Artinya, ada beban
seberat 8 ton yang
ditampung oleh ruang
seluas 1 inci persegi.

Sebagai gambaran, di
permukaan laut,
tekanan udara yang
mengelilingi tubuh kita
adalah 15 pound atau
0,0075 ton per inci
persegi. Manusia tanpa
perlengkapan
pernafasan bantuan tak
akan mampu bertahan
pada tekanan 355 pound
atau 0,1775 ton per inci
persegi. Apalagi 8 ton.
Lalu, adakah kehidupan
di kedalaman laut
seperti itu? Ternyata
ada, dan luar biasa
indahnya.

Misteri Hewan Laut
Dalam .
Sebagai contoh,
paraliparis Copei Copei.
Ia hidup di kedalaman
200 – 1692 meter.
Ukurannya 17cm. Hewan
lain, misalnya Glowing
Sucker Octopus
(Stauroteuthis Syrtensis)
hidup di kedalaman 2500
meter. Ukurannya bisa
mencapai 50cm.

Dumbo Octopus
(Grimpoheuthis), bisa
hidup di kedalaman
300-5000 meter. Ukuran
hingga hewan ini
mencapai 150 cm. Ada
pula Hirondellea gigas
yang bisa hidup di
kedalaman 10.900 m, dan
masih banyak lagi.

Thursday, January 13, 2011

Amsterdam,Berkebun Untuk Menghasilkan Listrik

AMSTERDAM--Di atap gedung pusat riset Universitas Wageningen di provinsi Gelderland, Belanda, dilakukan riset yang tidak lazim. Di bagian tepian atap terlihat dua bak berbentuk segiempat sama sisi yang masing-masing memuat 12 ember plastik berisi air dan lumpur. Di dalamnya para ilmuwan membudidayakan berbagai jenis rumput dan tanaman air lainnya. Tapi bukan budidaya tanamannya yang menjadi tema utama riset di Universitas Wageningen ini, melainkan simbiose antara tanaman dan bakteri untuk pembangkitan energi. David Strik, pakar biokimia yang melakukan penelitian menjelaskan, "Kami di sini memiliki tanaman dan bakteri yang bekerjasama. Prinsipnya dapat diterangkan secara sederhana. Tanaman lewat fotosintesa memproduksi unsur Karbon, dan meneruskan hingga 40 persen unsur organik ini ke dalam tanah. Di sana hidup bermacam mikro-organisme, bakteri dan jamur yang hidup dari unsur organik dari tanaman itu. Kami membuat baterai biologis, dengan menancapkan dua elektrode, di lokasi di mana bakterinya tumbuh dan dapat memproduksi listrik." Para ilmuwan di Belanda itu menerapkan pengetahuan yang sudah berumur setengah abad. Yakni, semua organisme dalam proses pencernaannya atau tepatnya dalam pembakaran glukosa di dalam tubuhnya, membangkitkan energi listrik lemah. Mayoritasnya dimanfaatkan untuk proses metabolisme tubuh sendiri. Akan tetapi pada bakteri terjadi hal yang berbeda. Biasanya bakteri melepaskan energi listrik ini kepada Oksigen yang ada di udara. Dalam kondisi an-aerob atau tidak ada Oksigen, bakteri akan mencari unsur lainnya untuk menerima pelepasan energi listrik yang berlebihan dari hasil pencernaannya. Proses itu ditemukan oleh para ilmuwan dari Universitas Greifswald beberapa tahun lalu. Mereka kemudian mengembangkan apa yang disebut sel bahan bakar mikroba MFC. Bakteri dalam sel bahan bakar mikroba hidup dalam sebuah larutan yang mengandung bahan makanan. Ke dalamnya dimasukkan dua elektroda. Bakteri hanya melepaskan energi listrik yang berlebihan langsung ke kutub negatif atau anoda. Listriknya kini dapat disalurkan. Namun pada sel bahan bakar mikroba MFC juga berlaku dalil, output tidak dapat lebih besar dari input. Dengan kata lain, agar pemasokan listrik berlangsung stabil dan kontinyu, bakterinya haru terus menerus diberi makan. Inilah tugas dari rumput yang ditanam di dalam ember yang ditempatkan di atap universitas Wageningen. Tanamannya tumbuh dalam larutan bahan makanan, dan menjamin pasokan glukosa secara kontinyu. "Apa yang kami buat, pada dasarnya adalah sel pembangkit energi matahari alami. Tanaman menyerap energi matahari, dan meneruskannya kepada bakteri yang pada gilirannya memproduksi listrik. Jadi kami dipasok listrik 24 jam dalam sehari. Jika bakterinya masih ada, listrik terus diproduksi. Musim dingin tahun lalu, semuanya membeku dan seluruh sistemnya tidak berfungsi. Tapi segera setelah mencair lagi, listrik kembali ada," demikian dijelaskan David Strik. Akan tetapi kapasitas pembangkitan listriknya sedikit berfluktuasi, tergantung dari kondisi hari, cuaca dan jenis tanamannya. Sebab setiap jenis tanaman memicu persyaratan kehidupan yang berbeda-beda untuk bakterinya. Daya listrik terbesar selama ini dibangkitkan oleh sejenis rumput yang biasanya tumbuh di tepian sungai atau kawasan perairan. Para peneliti mengamati, juga tanaman padi merupakan pembangkit energi yang cukup bagus. "Setiap meter perseginya saat ini memproduksi 0,2 watt. Kami pikir dalam waktu tiga tahun ke depan dapat direalisasikan pembangkitan tiga watt per meter perseginya. Apa yang dapat kita lakukan dengan itu? Tiga watt adalah daya yang tepat, yang diperlukan untuk mengisi kembali aku telepon seluler," dikatakan David Strik. Juga para peneliti energi memberikan gambaran pemanfaatan berikutnya dari arus listrik lemah yang dibangkitkan sel bahan bakan mikroba MFC. Misalnya untuk mengoperasikan penerangan dari diode emisi cahaya LED. David Strik menegaskan, ia akan memasarkan dan menjual hasil penelitian dan pengembangan ini. Ia telah mengambil alih patennya dari Universitas Wageningen dan mendirikan sebuah perusahaan swasta kecil bernama Plant-E. Rencana besarnya adalah, menanami seluruh permukaan atap Univerisat Wageningen dengan tumbuhan, untuk dapat membangkitkan listrik. David mengatakan, jika itu terwujud, maka untuk pertama kalinya diproduksi listrik paling hijau di dunia.

Sunday, January 9, 2011

Gua di Vietnam Bisa Memuat Gedung 40 Lantai

Peneliti menemukan gua yang diklaim sebagai gua terbesar di dunia, di Vietnam bagian tengah, dekat perbatasan dengan Laos. Gua Son Doong (artinya: gua sungai gunung) yang terletak di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang adalah gua yang panjangnya 3,8 km, dengan lebar sekitar 90 m, dan pada beberapa bagiannya, memiliki tinggi hingga 180 meter. Seperti dilansir National Geographic edisi Januari 2011, sebenarnya gua itu sudah diketahui sejak lama oleh penduduk Vietnam. Namun, gua ini belum pernah dieksplorasi secara serius. Nah, pada musim semi lalu sekelompok penelusur gua profesional asal Inggris berhasil 'membedah' gua itu hingga tuntas. Ternyata gua ini mampu mengalahkan gua yang selama ini dianggap terbesar di dunia, yakni gua Deer Cave, di Taman Nasional Gunung Mulu, Kalimantan, yang memiliki panjang sekitar 2 km, lebar 150 m, dan tinggi sekitar 120 m. Gua ini sendiri tersembunyi di hutan belantara yang begitu tebal sehingga sangat sulit ditemukan. "Butuh tiga ekspedisi untuk menemukan gua Hang Son Doong," ujar Howard Limbert, pemimpin ekspedisi ke gua terbesar di dunia itu. Untuk menemukannya, Limbert harus dibantu oleh penduduk lokal bernama Ho Khanh, yang menemukan gua itu saat ia muda karena dikejar- kejar oleh pasukan musuh saat perang Vietnam. Di dalam gua Son Doong, ternyata terdapat begitu banyak hal yang luar biasa. Pada satu bagian gua itu memiliki ruangan yang begitu besar, sehingga mampu memuat stadion Football Superdome di New Orleans, Lousiana AS. Di rongga yang mahaluas itu, bahkan terdapat semacam hamparan hutan yang ditumbuhi berbagai pohon setinggi sekitar 30 m. Pada bagian lainnya, gua itu malah mampu memuat gedung bertingkat 40 lantai, karena memiliki tinggi lebih dari 240 m. Di bagian langit- langitnya bahkan terdapat semacam gumpalan awan. Sementara dari bagian bawahnya terdapat batu-batuan kalsit yang menjulang ke atas hingga sekitar 60 m. Ia juga memiliki lorong- lorong yang pada saat tertentu terendam oleh air, sehingga hanya bisa dilalui pada musim panas. “Sebenarnya, kami tidak berusaha mencari gua terbesar di dunia, ” ujar Deb, istri Howard, yang pertama kali menyambangi gua itu dengan suaminya pada 1970. Deb berharap penemuan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat desa di sekitar gua itu.

Sejarah Pornografi,Purba Hingga Jaman Modern

Pornografi sering digambarkan sebagai penyakit masyarakat masa kini, sebuah bukti dari kemerosotan moral di era modern. Namun, eksistensi pornografi ada jauh sebelum teknologi video maupun foto. Para ilmuwan berpendapat, proses evolusi memang membuat kecenderungan manusia pada rangsangan visual. Bagaimanapun pembagian periodesasi sejarah, keberagaman materi pornografi secara historis menunjukkan bahwa manusia akan selalu tertarik pada gambaran seksual. "Seks memainkan peran super-penting dalam kehidupan manusia dan pola relasi mereka," kata Seth Prosterman, ahli seksologi klinis dari San Francisco, seperti dimuat situs LiveScience. "Apapun yang terkait atau dilakukan manusia soal seks selalu menimbulkan rasa ingin tahu dan ketertarikan." Representasi erotisme yang kali pertama dikenal manusia -- meski mungkin tidak porno -- ada sejak 30.000 tahun lalu. Di masa Paleolitikum, manusia memahat ukiran buah dada besar atau perempuan hamil dari kayu atau batu. Para arkeolog meragukan itu adalah 'figur Venus' yang berkaitan dengan seksualitas. Diduga kuat, pahatan itu adalah ikon religius atau simbol kesuburan. Kemudian, pada masa Yunani dan Romawi kuno, sudah ada patung- patung bertema homoseksualitas, juga termasuk patung-patung yang menaggambarkan hubungan seksual tak wajar. Di India, pada abad ke-2 terbitlah buku panduan tentang hubungan seksual yang tetap tenar hingga saat ini, Kama Sutra. Sementara masyarakat kuno Perum Moche, menorehkan imej seksual dalam kerajinan keramik. Beda lagi dengan kaum aristokrat Jepang di abad ke-16. Mereka biasa membaca bacaan erotis yang ditulis di lembaran kayu tipis. Di dunia Barat masa lalu, beberapa material erotis lebih bersifat politis, dari pada pornografi. Demikian menurut Joseph Slade, profesor di Ohio University. Di masa revolusi Perancis, kerap dijumpai satir menyindir para aristokrat dengan pamflet seksual. "Lebih mengarah pada caci maki politis yang dikamuflasekan menjadi pornografi," kata Slade. Kelahiran pornografi Gagasan porno mulai menyebar pada tahun 1800-an. Namun, Penerbitan novel erotis justru lebih cepat, pada pertengahan 1600-an di Prancis. Sementara, novel porno berbahasa Inggris pertama diketahui berjudul "Memoirs of a Woman of Pleasure" dipublikasikan pada 1748. Teknologi menjadi pendorong pornografi. Pada 1839, Louis Daguerre menemukan daguerreotype -- versi primitif dari fotografi. Media ini juga dimanfaatkan untuk pornografi. Karya 'jorok' pertama daguerreotype yang selamat dari jamannya bertahun 1846. Pornografi kemudian memanfaatkan teknologi video. Pada 1896, para pembuat film di Prancis membuat klip bisu erotis berjudul "Le Coucher de la Marie." Sementara versi pornografi yang lebih keras 'hard core' mulai ada setelah tahun 1900. "Versi itu biasanya dipertunjukkan dalam pertemuan laki-laki," kata Slade. Dalam waktu yang lama, konten dalam film porno relatif stagnan, baik dalam isi maupun kualitas. Perubahan terjadi pada tahun 1970- an -- saat kultur masyarakat mulai membuka ruang untuk film-film yang lebih 'eksplisit'. Internet dan penemuan kamera digital membuat pornografi makin meraja lela. Makin mudah untuk membuat film atau klip porno. Dan banyak situs web yang ditujukan khusus untuk para pembuat film porno non- profesional alias amatiran. Pergeseran dari menonton ramai-ramai ke individual -- dengan cara menyewa film atau download video mengubah tipe adegan yang ditampilkan di layar. Pada tahun 1994 Carnegie Mellon meneliti soal pornografi dalam komputer Bulletin Board Systems -- pendahulu World Wide Web (www). Ia menemukan 48 persen konten pornografi yang diunduh dari komputer jauh dari 'seks normal' -- melainkan kebrutalan, incest, bahkan pedofilia. Saat ini, pornografi makin marak di internet, namun seberapa besar industri pornografi tak bisa diukur. Tak ada catatan resmi. Pada tahun 2007, menurut editor senior Adult Video News, Mark Kernes, penjualan ritel pornografi mencapai US$ 6 miliar per tahun. Namun, angka itu banyak diperdebatkan. Sebab, angka itu belum menghitung video amatir yang diunggah ke internet. Terlepas dari berapa banyak uang yang dihasilkan, pornografi memang menarik. Sebuah studi yang dilakukan di AS pada 2008, dengan responden 813 mahasiswa, menunjukkan 87 persen pria dan 31 persen wanita adalah pengguna pornografi. Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Adolescent Research. Dampak pornografi Apa akibat pornografi pada kita? Ini pertanyaan kontroversial. Sejumlah kritikus berpendapat, persaingan dalam industri pornografi meningkatkan dominasi dan pelecehan terhadap perempuan -- terutama untuk film yang ditujukan untuk pria bukan penyuka sesama jenis. "Para pembuat pornografi selalu merasa perlu untuk membuat sesuatu yang baru, yang menarik," kata Chyng Sun, profesor telaah media pada New York University. Dengan menganalisis film porno laris, Sun telah menemukan bahwa agresi fisik dan verbal hadir di 90 persen dari mainstream adegan porno. Film disutradarai oleh perempuan kemungkinan mengandung agresi dari pada film yang disutradarai oleh laki- laki. Ia menuliskan laporan ini dalam jurnal Psychology of Women Quarterly. Sun mengatakan, gambaran agresif ini berbahaya bagi kehidupan seksual masyarakat dan mengarah pada stereotip negatif tentang perempuan. Namun tak semua ahli setuju. Seksolog dari San Francisco, Prosteman berpendapat, para peneliti gagal menarik hubungan langsung antara pornografi dan perilaku seksual kriminal. Kata dia, pornografi adalah salah satu cara bagi orang untuk mengeksplorasi hasrat seksual mereka sendiri. Adu pendapat soal pornografi bukan hanya di masa kini. Perdebatan telah berlangsung setidaknya sejak era Victoria.

Monday, December 27, 2010

Teori Baru Asal Muasal Cincin Saturnus

Sekelompok
peneliti asal Southwest
Research Institute di
Boulder, Colorado,
Amerika Serikat
mengungkapkan teori
baru seputar
terbentuknya cincin
planet Saturnus. Teori
yang mereka temukan
itu telah dipublikasikan
di jurnal Nature.
Seperti diketahui, asal
muasal cincin Saturnus
merupakan salah satu
misteri yang ada di tata
surya kita yang belum
terpecahkan sampai
saat ini. Akan tetapi,
dari bukti-bukti yang
baru ditemukan,
kemungkinan cincin itu
terbentuk sebagai hasil
dari “pembunuhan”
kosmik.
Diperkirakan, korbannya
adalah bulan yang belum
diketahui namanya, yang
hilang sekitar 4,5 juta
tahun lalu.
Tersangkanya adalah
piringan gas hidrogen
yang sempat hadir di
sekeliling Saturnus, saat
puluhan bulan milik
planet itu terbentuk,
dan kini telah
menghilang. Adapun
penyebab kematian
bulan yang malang itu
adalah dorongan yang
menyemplungkannya ke
Saturnus.
“Cincin spektakuler yang
penuh warna itu
merupakan bukti yang
tersisa, ” kata Robin
Canup, astronom dari
Southwest Research
Institute, seperti dikutip
dari Nature, 13
Desember 2010. “Saat
bulan itu menuju
kematian, Saturnus
merampas lapisan es
terluar milik bulan itu
dan membentuk cincin,”
ucapnya.
Menurut Joe Burns,
astronom asal Cornell
University, Amerika
Serikat, yang tidak
terlibat dalam
penelitian, misteri cincin
Saturnus menjadi teka-
teki bagi umat manusia
selama beberapa abad.
Meski demikian, Burns
menyebutkan, teori yang
dikemukakan Canup dan
timnya masuk akal.
Sebelum ini, teori yang
mengemuka adalah
bulan-bulan Saturnus
saling bertumbukan atau
asteroid telah menabrak
ke beberapa bulan itu.
Debu dan partikel
pecahannya lah yang
kemudian membentuk
cincin.
Yang jadi masalah,
bulan-bulan milik
Saturnus terdiri dari
separuh es dan separuh
bebatuan, sedangkan
ketujuh cincin yang
dimiliki planet itu 95
persennya terdiri dari
es. “Bahkan mungkin
sebelumnya seluruh
material cincin itu
adalah es, ” ucapnya.
Jika cincin terbentuk
dari tabrakan antar
bulan atau asteroid yang
menabrak bulan,
seharusnya ada lebih
banyak bebatuan di
cincin planet Saturnus.
“ Sesuatu telah
merampas es milik
sebuah bulan yang besar
dan meninggalkan es itu
menjadi cincin
Saturnus, ” ucap Canup.
Cincin Saturnus sendiri,
menurut Canup, awalnya
10 sampai 100 kali lebih
besar dibanding saat ini.
“ Sejalan dengan waktu,
es di bagian luar cincin
telah menyatu ke dalam
beberapa bulan milik
Saturnus, ” kata Canup.
“Berarti, apa yang
dimulai dari bulan, telah
menjadi cincin, dan kini
kembali menjadi bulan, ”
ucapnya.
Seperti diketahui,
Saturnus saat ini
memiliki 62 buah bulan,
dan 53 buah di
antaranya sudah
memiliki nama.

Gunung Berapi Es,di Temukan di Planet Terbesar Saturnus

Para peneliti
menemukan bukti
keberadaan sebuah
gunung berapi es atau
disebut juga dengan
cryovolcano, di Titan,
bulan terbesar yang
dimiliki oleh Planet
Saturnus.
Pesawat luar angkasa
Cassini yang dikirim ke
Saturnus sejak 1997,
berhasil menemukan
tiga buah gunung api es
dengan puncak setinggi
1.000-1.500 meter yang
mengeluarkan material
ke segenap permukaan
di sekitarnya.
"Yang kami temukan
adalah sesuatu yang tak
lain adalah gunung
berapi. Akhirnya, kami
menemukan beberapa
bukti bahwa Titan
adalah dunia yang
aktif," kata Dr Randy
Kirk, pakar Geofisika US
Geological Survey yang
juga anggota tim radar
Cassini, pada acara
pertemuan American
Geophysical Union.
Seperti dilansir oleh
situs Wired.com, Titan
adalah satu-satunya
tempat selain bumi yang
memiliki danau, sungai,
awan, dan sebuah siklus
penguapan serta kabut
atau hujan, yang
menghubungkan
semuanya.
Puncak dari cryovolcano
itu, terdapat di daerah
Titan bernama Sotra
Facula yang terletak di
bagian Titan sebelah
selatan. Gunung berapi
ini dinamakan juga
sebagai "The Rose",
karena dari gambar
yang tertangkap oleh
instrumen radar dan
infra merah Cassini,
gunung berapi ini seperti
bunga mawar.
Titan memang sudah
sejak lama diperkirakan
memiliki cryovolcano.
Namun, karena atmosfer
Titan yang begitu
berkabut, observasi
terhadap kecurigaan itu
sangat sulit dibuktikan.
Temuan baru ini
diharapkan dapat
membantu menjelaskan
misteri Titan yang
selama ini belum
terpecahkan. Atmosfer
Titan yang tebal dan
kaya akan nitrogen
memiliki kandungan
metan dalam jumlah
yang cukup banyak.
Secara teoritis dalam
waktu sekitar 10 juta
tahun, kandungan metan
ini akan dipecah oleh
sinar matahari.
Oleh karena itu,
keberadaan gunung
berapi ini diperkirakan
dapat mengisi kembali
kandungan metan di
atmosfer Titan.
"Cryovolcano
menawarkan skenario
yang sempurna di mana
gas metan dari dalam
perut Titan keluar ke
lapisan atmosfernya,"
kata Linda Spilker,
ilmuwan pada proyek
Cassini dari Jet
Propulsion Laboratory
NASA di Pasadena,
California.
Memang belum
diketahui secara pasti
material apa yang
dimuntahkan gunung
berapi ini ke angkasa
Titan. Bisa saja air, atau
air dan amonium, atau
unsur-unsur
hidrokarbon.
Keberadaan cryovolcano
di Titan, diharapkan
suatu hari bisa
membantu para ilmuwan
menyimpulkan adakah
kehidupan di Titan, atau
mungkin kehidupan
pernah ada di Titan.

Sunday, December 26, 2010

R136a1,Bintang Terbesar Sejagat Raya

Sekelompok
astronom asal Inggris
berhasil mendeteksi
sebuah bintang yang
paling besar yang
pernah dilihat manusia.
Bintang raksasa itu
memiliki ukuran 265 kali
lipat lebih besar
dibanding Matahari kita.
Saking besarnya, bintang
itu dapat mengubah
teori tentang bagaimana
proses lahirnya bintang.
Bahkan diperkirakan,
saat lahir ia mencapai
ukuran 320 kali
Matahari.
Sebelum ini,
menggunakan model
yang digunakan oleh
peneliti, diketahui
bahwa ukuran maksimal
bintang adalah 150 kali
lipat dibanding Matahari
kita. Apapun yang
berukuran di atas itu
terlalu sulit untuk
terbentuk menjadi
bintang.
Namun, dikutip dari BBC,
25 Desember 2010, Paul
Crowther, astronom asal
University of Sheffield,
Inggris, setalah
mengamati gambar-
gambar yang ditangkap
oleh Very Large
Telescope di Chile dan
teleskop ruang angkasa
Hubble, menemukan
bintang yang melampaui
ukuran maksimal itu.
Selain jauh lebih besar
dibanding Matahari,
R136a1, bintang yang
berada di gugus dengan
jarak 165 ribu tahun
cahaya dari Bumi itu
juga sama terangnya
dengan 10 juta buah
Matahari kita.
“Sebagai gambaran,
perbandingan cahaya
antara bintang ini
dengan Matahari di tata
surya kita adalah seperti
membandingkan sinar
Matahari dengan Bulan
purnama,” kata
Crowther.
Diperkirakan, suhu di
permukaan bintang itu
mencapai sekitar 50 ribu
derajat Celsius, hampir
delapan kali lebih panas
dibanding Maharari.
Crowther menyebutkan,
hal yang lebih penting
dari penemuan bintang
raksasa itu adalah
memberikan keyakinan
pada manusia bahwa
kemungkinan besar
masih ada bintang-
bintang sangat raksasa
seperti R136a1 di jagat
raya.

Wednesday, December 22, 2010

Tikus Mutan Bernyanyi Seperti Burung

Sekelompok
ilmuwan di Universitas
Osaka memodifikasi gen
pada tikus yang rentan
pada mutasi pada
proyek mereka yang
bernama Evolved Mouse
Project. Hasilnya?
"Mutasi merupakan
kekuatan untuk
mendorong evolusi. Kami
telah melakukan
persilangan genetika
pada tikus untuk melihat
apa yang akan terjadi,"
kata pemimpin peneliti
itu, Arikuni Uchimura
seperti dikutip dari
laman The Telegraph.
Tim ini lalu memeriksa
setiap tikus yang lahir
dari hasil persilangan
tersebut. "Satu hari,
kami menemukan tikus
yang bernyanyi seperti
burung," Arukuni. Dia
mengkau sangat
terkejut dengan
penemuan itu karena dia
berharap adanya tikus
yang memiliki fisik
berbeda.
Dia mencatat bahwa
'tikus bernyanyi' itu lahir
secara kebetulan tetapi
sifat akan diwariskan ke
generasi mendatang.
Laboratorium yang
dikomandoi Takeshi
Yagi, profesor di
universitas yang terletak
di Jepang bagian barat
ini sekarang memiliki
lebih dari 100 'tikus
bernyanyi' untuk
penelitian lebih lanjut.
Tim peneliti ini berharap
menemukan petunjuk
bagaimana manusia
berevolusi bahasa,
seperti penelitian di
berbagai negara yang
meneliti burung pipit
untuk membantu
mereka memahami asal-
usul bahasa manusia.
"Studi terhadap tikus
lebih baik karena tikus
adalah mamalia dan
lebih dekat pada
manusia dilihat dari
struktur otak dan aspek
biologis lainnya," kata
Arikuni.
"Kami melihat
bagaimana tikus yang
mengeluarkan suara
baru akan
mempengaruhi tikus
biasa dalam kelompok
yang sama ... dengan
kata lain jika memiliki
konotasi sosial,"
katanya, seraya
menambahkan bahwa
tikus mencicit sudah
biasa, terutama di
bawah stres.

Tuesday, December 21, 2010

Penemuan Paling Konyol di Abad Ke-20

Abad ke-20
ditandai dengan
sejumlah penemuan-
penemuan hebat yang
mengubah kehidupan
manusia.
Ada penemuan mobil
canggih, juga internet.
Di abad tersebut
manusia bahkan mampu
menjejakkan kakinya ke
Bulan.
Namun, tak semua
penemuan itu layak
dimasukkan dalam buku
sejarah. Sebab,
beberapa temuan
dinyatakan gagal,
bahkan konyol. Apa saja
temuan yang masuk
kategori tak berguna
itu?
1. TV Kacamata, 1963.
Penemu, Hugo
Gernsback memakai
kacamata TV, produk itu
tak pernah dirilis.
2. Papan seluncur
bermotor. Penemu asal
Hollywood, Joe Gilpin
mengendarai papan
luncur bermotor pada
1948.
3. Kandang bayi
berkawat yang
diletakkan di luar
jendela. Seorang
pengasuh bayi
mengawasi bayi yang
dimasukkan dalam
kandang kawat yang
berada di luar jendela
gedung tinggi pada
tahun 1937. Kandang ini
dibagikan pada anggota
Chelsea Baby Club di
London yang tak
memiliki taman atau
yang tega menempatkan
bayi mereka di atas
jalanan yang ramai.
4. Payung rokok
antihujan. Presiden Zeus
Corp, Robert L. Stern,
menggunalan payung
rokok yang ia rancang
sendiri pada 1954. Tak
bakal basah walau
hujan.
5. Elektrometer Hubbart.
Penulis fiksi ilmiah dan
pendiri gereja aliran
Scientology, L. Ron
Hubbard menggunakan
elektrometer Hubbard
untuk mencari tahu
apakah tomat
merasakan sakit pada
tahun 1968.
Apa yang ia lakukan
berujung pada
kesimpulan: 'tomat
menjerit saat dipotong'.
6. Robot penembak.
Sebuah robot yang
dilengkapi dengan
senapan diadu dengan
penembak manusia pada
1960. Ini menimbulkan
banyak pertanyaan,
bijaksanakah
melengkapi robot
dengan pistol.

Tuesday, December 14, 2010

Nasa Bidik Gunung Tambora dari Ruang Angkasa

Setelah
sempat 'batuk-batuk'
pada 10 April 1815,
Gunung Tambora di
Sumbawa meletus
dahsyat. Terbesar dalam
sejarah. Getarannya
mengguncangkan bumi
hingga jarak ratusan mil.
Jutaan ton abu dan debu
muncrat ke angkasa.
Akibatnya sungguh
dahsyat, tak hanya
kehancuran dan
kematian massal yang
terjadi wilayah Hindia
Belanda, efeknya bahkan
mengubah iklim dunia.
Petaka dirasakan di
Eropa dan Amerika
Utara. Tahun 1816
dijuluki 'The Year
without Summer', tak
ada musim panas di
tahun itu.
Letusan Tambora juga
mengakibatkan gagal
panen di China, Eropa,
dan Irlandia. Hujan
tanpa henti delama
delapan minggu memicu
epidemi tifus yang
menewaskan 65.000
orang di Inggris dan
Eropa. Kelaparan
melumpuhkan di Inggris.
Kegelapan menyelimuti
Bumi, menginspirasi
novel-novel misteri
legendaris misalnya,
'Darkness' atau
'Kegelapan' karya Lord
Byron, 'The Vampir' atau
'Vampir' karya Dr John
Palidori dan novel
'Frankenstein' karya
Mary Shelley.
Tambora juga jadi salah
satu pemicu kerusuhan
di Perancis yang
warganya kekurangan
makanan. Juga
mengubah sejarah saat
Napoleon kalah akibat
musim dingin
berkepanjangan dan
kelaparan pada 1815 di
Waterloo
Meski sudah tak lama
aktif, Tambora masih
menarik perhatian.
Astronot Badan
Antariksa Amerika
Serikat (NASA), pada
tahun 2009, NASA
mengabadikan kaldera
Tambora dari luar
angkasa.
Kaldera Tambora
berdiameter 6 kilometer
dan sedalam 1.100
meter. Kawah ini
terbentuk saat Tambora
yang saat itu tingginya
sekitar 4.000 meter
kehilangan puncaknya
dan ruang magma
dikosongkan dalam
letusan dahsyat tahun
1815.
Dalam foto NASA,
tampak kawah Tambora
menjadi danau air
tawar, yang juga diisi
aliran lava minor dan
kubah dari abad ke-19
dan ke-20.
Deposit tephra --
material campuran
letusan gunung berapi --
bisa dilihat dari
sepanjang pinggiran
kawah barat laut.
Fumarol aktif atau
ventilasi uap, masih
eksis di kaldera
Tambora.
Pada tahun 2004, para
ilmuwan menemukan
sisa-sisa peradaban kuno
dan kerangka dua orang
dewasa yang terkubur
abu Tambora di
kedalaman 3 meter.
Diduga, itu adalah sisa-
sisa Kerajaan Tambora
yang tragisnya
'diawetkan' oleh
dampak letusan dahsyat
itu.
Penemuan situs itu
membuat Tambora
punya kesamaan dengan
letusan Gunung Vesuvius
di abad ke-79 Masehi.
Peradaban di Tambora
lantas sebagai "Pompeii
di Timur."
Pompeii adalah nama
kota Romawi di dekat
Naples, Italia yang
disapu oleh letusan
dahsyat Gunung
Vesuvius. Kota tersebut
terkubur di bawah
timbunan abu raksasa
dan lenyap selama 1.600
tahun sebelum
ditemukan kembali
secara tidak disengaja.

Monday, December 13, 2010

Misteri-Misteri Terbesar di Bidang Sains

Walaupun
peradaban manusia dan
ilmu pengetahuan sudah
mengalami kemajuan
yang begitu pesat,
namun beberapa
beberapa hal masih
menyisakan pertanyaan
dan teka-teki.
Berikut ini adalah
misteri-misteri
dikompilasi oleh situs
LiveSience, yang hingga
kini masih belum bisa
dipecahkan oleh 'pisau
bedah' ilmu
pengetahuan murni.
9. Apa yang terjadi saat
gempa bumi terjadi?
Hingga kini manusia
masih belum mengetahui
apa yang terjadi ketika
gempa bumi
berlangsung. Padahal
gempa bumi terjadi di
dalam perut planet
bumi, tepat di bawah
kaki kita sendiri.
Hingga kini para pakar
hanya bisa menjelaskan
dari mana gempa
bersumber dan patahan
apa yang terlibat dalam
peristiwa gempa
tersebut, atau mungkin
hanya memprediksi
sampai kapan gempa
susulan akan
berlangsung.
Namun sampai kini
mereka tak bisa secara
pasti menjelaskan apa
yang terjadi di dalam
bumi ketika gempa
berlangsung. Sifat dan
perilaku kekuatan yang
membuat patahan-
patahan terus bergerak
hingga kemudian
akhirnya terjadi gempa
hingga kini masih
menjadi misteri.
"Masalah pergeseran
pada gempa adalah
salah satu hal yang
paling dasar dari semua
ilmu tentang kebumian.
Namun itu masih
menjadi cerita misteri
yang berusia 30 tahun,
yang belum
terpecahkan," ujar Tom
Heaton, seorang pakar
geofisika dari Caltech.
8. Siapa Anda?
Kesadaran alamiah yang
dimiliki manusia selama
ini, masih
membingungkan bagi
para psikolog dan
ilmuwan di bidang
kognitif. Bagian dari
jawaban pertanyaan
mendasar di atas ada
yang menjawab dengan
sederhana: sesuatu yang
memicu kita melakukan
sesuatu, sudah menyatu
dengan jaringan syaraf
manusia.
Walaupun kita mengira
bahwa apa yang kita
lakukan adalah
kehendak bebas, namun
setiap pekerjaan yang
dilakukan oleh manusia
juga dipengaruhi oleh
proses tak sadar dan
lingkungan sekitar.
Dan, bagaimana kita
membuat sebuah
keputusan secara sadar
sehingga membuat
manusia memiliki akal
selain jiwa? Nah ini yang
masih menjadi misteri.
7. Bagaimana kehidupan
bisa terjadi di bumi?
Manusia telah
menemukan bukti-bukti
awal tentang adanya
kehidupan kuman
sederhana di bumi sejak
sekitar 3 miliar tahun
yang lalu. Namun,
bagaimana kemudian
kejadian awal dari
kehidupan mahluk lain di
bumi, hingga kini belum
diketahui.
"Banyak teori dari asal
kehidupan yang
ditawarkan, namun
sangat sulit untuk
diterima dan
dibuktikannya." kata
Diana Northup, Cave
Biologist dari University
of New Mexico.
6. Bagaimana otak
bekerja?
Hingga kini, belum ada
yang bisa menjelaskan
bagaimana otak manusia
bekerja. Dengan
miliaran neuron dan
masing-masing neuron
memiliki ribuan koneksi,
otak memang sangat
sulit untuk diteliti.
"Kita semua berfikir
bahwa kita bisa
memahami otak kita,
setidaknya melalui
pengalaman kita sendiri.
Padahal, pengalaman
subyektif kita adalah
panduan yang minim
untuk menentukan
bagaimana otak
bekerja," ujar Scott
Huettel, pakar dari
Center for Cognitive
Neuroscience dari Duke
University.
Hingga kini peneliti
belum bisa menentukan
bagaimana neuron-
neuron membentuk
jaringan fungsional
ketika manusia sedang
belajar, mengingat, atau
melakukan aktivitas
lainnya, termasuk saat
melihat, mendengar,
bergerak, atau saat
tengah dimabuk cinta.
5. Di mana bagian alam
semesta lainnya?
Manusia memiliki
banyak keterbatasan
saat hendak meneliti
alam semesta. "Itu
disebut juga sisi kelam
dari alam semesta,"
kata Michael Turner,
seorang pakar kosmologi
dari University of
Chicago. Menurut dia
misteri terbesar dari
alam semesta adalah
materi gelap dan energi
gelap.
Walaupun para peneliti
berusaha keras untuk
mengeksplorasi hingga
ke luar angkasa yang
terjauh dan ke perut
bumi yang terdalam,
namun, diperkirakan
baru 4 persen dari
materi dan energi yang
ditemukan. Sementara
96 persen lainnya masih
belum bisa diketahui.
4. Apa yang
menyebabkan gravitasi?
Walaupun gravitasi telah
dipelajari sejak zaman
Newton, namun bidang
ini masih sedikit sekali
diketahui oleh manusia.
Gravitas tidak bisa
dijelaskan oleh mode
standar fisika. Para
teoretisi meyakini
gravitasi mungkin ada
kaitannya dengan
partikel kecil yang tak
bermassa bernama
graviton yang
menimbulkan gaya
gravitasi.
"Gravitasi sama sekali
berbeda dengan gaya
lain yang bisa
dideskripsikan dalam
model standar," kata
Mark Jackson, pakar
fisika teori dari Fermilab
di Illinois AS."Saat Anda
mengerjakan
perhitungan interaksi
gravitasional kecil, maka
Anda akan mendapat
jawaban yang ngawur.
Matematika sama sekali
tak bisa bekerja," kata
dia.
3. Benarkah ada Teori
Segalanya?
Para pakar biasanya
memiliki standar model
yang cukup baik untuk
mendefinisikan segala
sesuatu di alam semesta
hingga ke bagian
partikel terkecil, mulai
dari magnetisme hingga
ke atom-atom yang
menyusunnya dan
bagaimana mereka bisa
tetap stabil.
Model standar ini
memandang partikel-
partikel menjadi titik-
titik yang sangat kecil,
yang beberapa di
antaranya mengandung
gaya dasar. Hanya saja,
kelemahan dari model
standar tadi, adalah
kegagalannya untuk
melakukan perhitungan
terhadap gravitasi dan
energi yang sangat
tinggi.
Nah, bila ada sebuah
teori yang bisa secara
konsisten menyertakan
dua hal tadi ke dalam
pemodelannya, maka
teori fisika yang
universal akan benar-
benar dapat terwujud.
Sayangnya, banyak
peneliti menganggap hal
itu tak akan pernah
tercapai.
2. Apakah Alien memang
benar-benar ada?
Adalah sesuatu hal yang
logis ketika berasumsi
bahwa ada kehidupan
lain selain di bumi.
Sebab, unsur-unsur yang
dibutuhkan bagi
kehidupan terdistribusi
secara luas di alam
semesta.
Selain itu, sistem tata
surya yang mirip dengan
tata surya kita juga
dijumpai di luar angkasa.
"Jadi setidaknya, ada
kemungkinan bahwa ada
kehidupan lain di sana,"
kata Jill Tarter, Director
of Center for SETI
Research di California.
1. Bagaimana alam
semesta tercipta?
Teori tentang dentuman
besar yang mengawali
keberadaan alam
semesta sejak 13,7 miliar
tahun lalu dipandang
sebagai teori yang
masuk akal, walaupun
belum bisa langsung
diuji.
Pada teori ini, segala
sesuatu dimulai dengan
luar angkasa yang
berukuran kecil dan
kemudian memuai dan
berkembang menjadi
besar. oleh karena
proses inflasi
(pemompaan). "Hingga
kini kita belum
mengetahui apa yang
menyebabkan inflasi,
atau bahkan apakah itu
teori yang benar atau
tidak," kata Eric Agol,
seorang pakar
astrofisika dari
University of
Washington.