Saturday, July 7, 2012
Agama Asli Nusantara Bawaan Nenek Moyang
Mungkin banyak di kalangan masyarakat Indonesia sudah tidak lagi mengetahui bahwa sebelum agama-agama "resmi" (agama yang diakui); Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Buddha, kemudian kini Konghucu, masuk ke Nusantara atau Indonesia, di setiap daerah telah ada agama-agama atau kepercayaan asli, seperti Sunda Wiwitan yang dipeluk oleh masyarakat Sunda di Kanekes, Lebak, Banten; Sunda Wiwitan aliran Madrais, juga dikenal sebagai agama Cigugur (dan ada beberapa penamaan lain) diCigugur, Kuningan, Jawa Barat; Agama Buhun di Jawa Barat; Kejawen di Jawa Tengah dan Jawa Timur; Agama parmalim, agama asli Batak; agama Kaharingan di Kalimantan; kepercayaan Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara; Tolottang di Sulawesi Selatan; Wetu Telu di Lombok; Naurus di Pulau Seram di Propinsi Maluku, dll. Didalam Negara Republik Indonesia, agama-agama asli Nusantara tersebut didegradasi sebagai ajaran animisme, penyembah berhala / batu atau hanya sebagai aliran kepercayaan.
Hingga kini, tak satu pun agama-agama dan kepercayaan asli Nusantara yang diakui diRepublik Indonesia sebagai agama dengan hak-hak untuk dicantumkan di KTP, Akta Kelahiran, pencatatan perkawinan di Kantor Catatan Sipil ,dsb. Seiring dengan berjalannya waktu dan zaman, Agama Asli Nusantara semakin punah dan menghilang, kalaupun ada yang menganutnya, biasanya berada didaerah pedalaman seperti contohnya pedalaman Sumatera dan pedalaman Irian jaya.
Di Indonesia, aliran kepercayaan yang paling banyak penganutnya adalah Agama Buhun. Data yang terekam oleh peneliti Abdul Rozak, penulis Teologi Kebatinan Sunda, menunjukkan jumlah pemeluk agama ini 100 ribu orang. Jika angka ini benar, Agama Buhun jelas salah satu aliran kepercayaan terbesar di Indonesia, yaitu 25 persen dari seluruh penghayat aliran kepercayaan. Data Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2003 mengungkapkan, dari 245 aliran kepercayaan yang terdaftar, sementara keseluruhan penghayat mencapai 400 ribu jiwa lebih.
Daftar Agama asli Nusantara:
●Sunda Wiwitan (Kanekes,Banten)
●Agama Djawa Sunda (Kuningan,Jawa Barat)
●Buhun (Jawa Barat)
●Kejawen (Jawa Tengah dan Jawa Timur)
●Parmalim (Sumatera Utara)
●Kaharingan (Kalimantan)
●Tonaas Walian (Minahasa,Sulawesi Utara)
●Tolottang (Sulawesi Selatan)
●Wetu Telu (Lombok)
●Naurus (pulau Seram, Maluku)
●Aliran Mulajadi Nabolon Marapu (Sumba)
●Purwoduksino
●Budi Luhur
●Pahkampetan
●Bolim
●Basora
●Samawi
●Sirnagalih Sumber : Wikipedia
Tuesday, February 1, 2011
PEARLS WISDOM
Anesthetized Do you?
Sweet words are efficacious drugs commonly in use by someone.Doctors
sedate patients with drugs before the operation,fraudsters prey
anesthetized with sweet words.
Liar anesthetize other
people with false
promises of excessive doses for rapid believe.
Chimera and the empty regular besas
anesthetize themselves to get
rich quickly without
working.
ANIMALS.
Why Animals In Include?
Nature and animals are the main work to eat,drink,sleep,and
other biological needs, if our life is just what our difference with
the animals.
What distinguishes
humans with animals is the reason, if people do not use the more
specific sense of an
animal that is despised not understanding.
Why we take a lesson
from animal life to
improve yourself.
How the ants eat and work together?
How birds fly and makes his home?
What about the life of bees? Respect the knowledge,we remove it from
the properties of the animal with
knowledge and
teaching.
Too ordinary person is
not injuring the animals have feelings, but rarely a reproach himself
for feelings.
